JALAN - JALAN DI BENGKULU
Halo gengs, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Kembali lagi Bersama gua Agus Salim di AgustiSalim official, Jadi sekarang gue lagi ada di Kota Bengkulu Lebih tepatnya untuk sekarang ini lagi ada di bundaran patung Fatmawati yang sedang menjahit sang saka merah putih, bundaran ini merupakan pusat sentralnya di Kota Bengkulu ibaratnya iconic-nya dari kota Bengkululah gengs. Sekedar info aja kalua dulu di zaman kemerdekaan kota Bengkulu merupakan tempat di mana Insinyur Soekarno diasingkan dan di kota inilah beliau bertemu dengan istrinya yaitu ibu Fatmawati yang kemudian menjadi ibu negara pertama.
Jadi mumpung sekarang lagi di Bengkulu kita akan mengunjungi tempat-tempat yang menjadi tujuan wisatawan yang ada di Kota Bengkulu salah satunya nanti kita akan ke tempat rumah pengasingan Ir. Soekarno, tapi sebelum kesana gue pengen mengunjungi benteng peninggalan Kerajaan Inggris di Kota Bengkulu yaitu benteng marlbours, oke gengs langsung aja saksikan keseruannya berikut ini
Untuk cuaca hari ini cukup cerah ya gengs di tanggal 31 Desember 2024. Nah ini dia benteng malbourne benteng peninggalan dari Kerajaan Inggris waktu menjajah tanah Bengkulu, kebetulan saat ini bertepatan dengan libur semester yaitu libur akhir tahun jadi tempat ini lumayan ramai dikunjungi oleh orang-orang, kalo di hari biasa orang-orang yang berkunjung ke tempat ini tidak seramai seperti sekarang ini gengs.
Untuk masuk ke dalam benteng ini sendiri Kita dikenai tarif sekitar 5000-an dan kita bisa unlimited Sampai jam berapa pun maksimal sampai tutup lah ya gengs, yang di mana tutupnya sendiri itu jam 04.00 sore dan untuk pembayarannya bisa pakai cash atau qris tapi petugasnya menganjurkan menggunakan qris sih geng, mungkin karena sulit nyari kembalian.
Beginilah Suasana pintu masuk dari benteng marlbours ini, Benteng ini merupakan situs cagar budaya yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan riset dan teknologi kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.
Untuk area benteng ini sendiri cukup terawat dan bersih loh gengs.
Dan ini dia pintu masuk utama dari Benteng Malioboro, di pintu masuk ini terdapat ruangan di sisi kanan dan kirinya.
Cus mari Kita coba masuk ke dalam ruanganya, nah ini suasana di dalam ruangan pintu utama benteng malioboro gengs, terdapat foto-foto jadul yang menceritakan sejarah benteng ini dan penjajahan inggris, Kalau ini adalah rumah tradisional Masyarakat Bengkulu.
Di dalam tempat ini terdapat barang-barang peninggalan di zaman penjajahan Inggris jadi untuk masuk ke tempat ini itu bagusnya pas sepi ya gengs jadi aura horornya itu terasa banget apalagi buat kalian yang bisa merasakan sesuatu (Indihome) mungkin akan lebih seru Jika datang ke tempat ini di malam hari.
Jika kita lihat dinding dari benteng ini cukup tebal ya gengs, bisa 1 meter lebih, hal ini tentu memiliki tujuan agar tempat ini aman dari serangan luar. Namanya juga benteng, jadi memang di buat nya itu harus kuat kalau lemah mah rumah gue itu.
Dan ini adalah rempah – rempah yang membuat orang – orang eropa terutama inggris rela datang jauh – jauh ke tanah Bengkulu ini untuk mencarinya
Selain kaya akan rempah – rempah, provinsi Bengkulu ini juga terdapat tambang emas, yang di mana salah satu emasnya yang di pajang di sini gengs, gak tau itu emas asli atau replikasi, sepertinya replica ya, soalnya kalau asli pasti udah pada di angkutin.
Next lanjut keruangan sebelahnya.
Di ruangan selanjutnya ini tidak jauh berbeda dengan ruangan sebelumnya, yaitu terdapat pajangan foto – foto yang menceritakan story tentang sejarah kota Bengkulu ini dari zaman penjajahan. Selanjutnya juga terdapat benda – benda peninggalan yang di pajang di setiap sudut ruangan ini.
Nah ini dia halaman utama dari benteng malborugh, Tamannya cukup luas, dengan tata taman yang rapih serta terdapat beberapa Meriam yang di pajang di tengah – tengah taman.
Di benteng ini terdapat banyak ruangan – ruangan yang Sebagian tidak di buka untuk umum.
Mari kita menuju ke atas untuk melihat suasana yang berbeda di area benteng ini.
Nah, ini view jika di lihat dari atas benteng malborogh ini, dari tempat ini kita bisa melihat pemandangan area sekitar benteng, karena benteng ini tidak terlalu tinggi alhasil kita tidak bisa melihat lebih banyak view secara luas.
Dari atas benteng ini jika kita susuri akan banyak sekali di temukan semacam corong – corong yang mungkin fungsinya untuk sirkulasi penghawaan dari dalam keluar, sehingga udara di dalam ruangan tidak pengap, model seperti ini itu banyak sekali di terapkan di bangunan – bangunan pabrik yang metodenya menggunakan natural roof yang berputar jiak tertiap angin seperti ini.
Dari atas benteng ini juga kita bisa melihat pemandangan pantai kota Bengkulu yang menghadap langsung ke Samudra hindia, tentunya untuk ombaknya lumayan besar gengs, jadi tidak di sarankan untuk mandi di tempat ini, kecuali dengan pengawasan ketat petugas, karena sudah banyak kejadian orang – orang yang terbawa ombak akibat nekat mandi di pantai ini.
Nah, ini jendela dari ruangan – ruangan yang tadi kita masuki di awal, sekarang kita coba memasuki ruangan lain untuk mengexplore lebih banyak tempat – tempat yang memiliki historis sejarah yang mendalam.
Di ruangan ini kita bisa melihat foto – foto sejarah tentang kota Bengkulu, juga terdapat benda – benda peninggalan yang di pajang dengan di tutupi etalase kaca. Di dalam ruangan ini juga memiliki semacam pintu rahasia yang sudah di tutup, kemungkinan pintu itu menuju ke bangker bawah tanah ya, mungkin.
Buat kalian yang tahu bisa tulis di kolom komentar di bawah ya gengs.
Next ke ruangan selanjutnya ini tidak jauh berbeda, tapi bedanya di ruangan ini terdapat patung bungkarno Bersama dengan Residen Bengkulu dari pemerintah kolonial Hindia Belanda, Cornelis Eduard Maier hal ini terjadi setelah inggris menyerahkan Bengkulu ke Belanda yang tertuang dalam traktat london tahun 1871.
Sama seperti ruangan yang lain, terdapat jalan akses rahasia yang tentunya sudah di tutup juga, sehingga kita tidak bisa masuk ke dalamnya. Jalan akses ini tentu memiliki tujuan pembuatanya di masa lalu, cuman mungkin karena alasan satu dan lain hal sehingga sekarang di tutup.
diruangan ini juga terdapat benda – benda peninggalan dari zaman dahulu, salah satunya piring ini, yang sudah pecah, jika di lihat dari motifnya, seperti piring – piring di abad ke 16 an.
Jadi memang ada beberapa ruangan yang tidak bisa di masuki atau tidak untuk umum, jdi disini kita hanya explore ruangan – ruangan yang bisa di kunjungi saja gengs.
Ruangan selanjutnya ini terdapat benda – benda peninggalan juga masih sama dengan ruangan – ruangan sebelumnya. Yang menjadi tambahan di ruangan ini terdapat miniature dari bangunan benteng malborugh ini, atau maketnya. Kalau di lihat dari atas, benteng ini mirip dengan benteng – benteng di zaman kerajaan eropa cuman versi lokalnya. Keren…
Kalau ini ruangan yang di jadikan sebagai mushollah, untuk vibesnya gue sendiri agak gimana ya, kalau sendiri mungkin gak berani sholat di sini, takut kekunci, soalnya kalau ke kunci bakalan susah keluarnya, apa lagi pintunya se tebel itukan.
Dari mushollah ini gue lanjut jalan – jalan lagi.
Kalau ini area pintu belakang, jadi untuk pintu akses dari benteng ini ada dua gengs, pintu depan dan pintu belakang. Untuk pintu depan itu di khususkan sebagai akses utama dan pintu belakang ini untuk akses keluar jika pengunjung membeludak, dan ruangan – ruangan di pintu belakang ini di gunakan sebagai ruangan pengelolah musium benteng malborugh ini gengs.
Nah ini gue naik ke roof top dari sisi satunya, dari sisi ini kita lebih dekat dengan arah pantai, di tempat ini terdapat voit yang menuju ruangan yang ada di bawah. Kemungkinan voit ini adalah corong pembakaran yang menuju ke ruangan dapur di bawah.
Di Sisi ini terdapat satu meriam yang di hadapkan langsung menuju ke arah pantai, sebagai pertahanan dari serangan kapal – kapal musuh yang berlabuh.
Selain pantai kita juga bisa melihat jalanan yang nantinya kita bakalan lewat sana, jalanan tepi pantai, kalau sore – sore lewat jalan itu keren banget gengs.
Di tengah taman ini terdapat jejeran Meriam yang kita bisa foto di sana, cuman karena gue sendiri gak ada yang motoin jadi skip aja hehehe…
Setelah berkeliling di benteng malbourh ini, kita lanjut ke next destination, yaitu Rumah pengasingan bungkarno di kota Bengkulu ini.
Sebalah Kanan ini adalah lapangan merdeka semacam alun – alunya kota Bengkulu, di lapangan ini sendiri setiap tahunya selalu di adakan acara tabot gengs, atau kalau orang pariaman menyebutnya tabuik, yaitu tradisi di mana masyarakat Bengkulu merayakan sebagai tanda menyambut tahun baru islam, yang biasanya di gelar mulai tanggal 1 - 10 muharram.
Tradisi tabot ini sendiri juga ada mirip-mirip dengan tradisi yang ada di pariaman yaitu Tabuik, secara kosa kata hampir mirip dan perayaanya juga sama, selain dalam rangka menyambut tahun baru islam, tradisi ini juga untuk mengenang wafatnya sayyidina husein yang di kenal dengan hari asyura.
Beginilah suasana di kota Bengkulu gengs, ini videonya sengaja gak di percepat, sekalian juga ngetes kamera yang baru kita beli yaitu kamera DJI ACTION 3, gimana menurut temen – temen untuk hasilnya. Bagus gak? Ya pasti bagus dong kalau gak bagus gue jual nih hehehe… candyaaa…
Sebelah kiri ini adalah Gedung Balai Raya Semarak Bengkulu, gendung ini di fungsikan sebagai rumah dinas bagi gubernur Provensi Bengkulu, just info nih, di pinggiran pagarnya itu banyak sekali rusa gengs.
Nah kalau sebalah kanan ini ialah mercusuar, fungsunya ya buat navigasi untuk kapal-kapal di zaman dulu, kalau sekarang kurang tau masih di fungsikan atau enggak.
Kalau di depan kita ini adalah masjid Barendo Kota Bengkulu, masjid yang di dominasi dengan wana putih ini merupakan salah satu masjid terbesar di kota Bengkulu dengan design yang khas ala - ala timur tengah di padukan dengan nuansa local kota Bengkulu yang berada di pesisir pantai, di bentuklah satu buah masa berbentuk mercusuar yang fungsinya sebagai tempat speaker atau pengeras suara menambah ke unikan tersendiri untuk masjid ini gengs.
Dari masjid barendo kota Bengkulu ini sekitar 1 km lagi kita akan sampai di musium rumah pengasingan Bung Karno gengs.
Untuk lokasi tepatnya rumah pengasingan Bung Karno ini berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No. 8, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Jaraknya sekitar 14 kilometer dari Bandara Fatmawati gengs.
Dan Rumah Pengasingan Bung Karno ini buka setiap hari mulai pukul 8.00-17.00 WIB sore.
Biaya masuk dan parkir sendiri terpisah ya gengs, biaya parkir di kenakan tarif 2000 rupiah sedangkan untuk biaya masuknya 5000 rupiah, tapi khusus untuk wartawan atau media akan di kenakan biaya tambahan, soalnya gue juga sempet di tanya-tanya karena bawa kamera, tapi setelah gue jelaskan kalau ini hanya untuk youtube pribadi, maka pihak pengelolah mengijingkan gue masuk tanpa biaya tambahan.
Dilansir situs Kebudayaan Kemdikbud, Bung Karno diasingkan ke Bengkulu setelah sempat dijebloskan ke Penjara Sukamiskin di Bandung. Kemudian Bung Karno ditangkap lagi pada 29 Desember 1929 bersama dua tokoh lainnya, Maskoen Soepriadinata dan Gatot Mangkoepradja.
Setelah Bung Karno bebas, Pemerintah Belanda saat itu memutuskan untuk mengasingkan Bung Karno ke tempat lain yang jauh lebih terpencil dan sulit diakses. Setelah sempat diasingkan ke Ende, Nusa Tenggara Timur, Bung Karno kemudian dipindahkan ke Bengkulu pada 1938.
Selama di Bengkulu, Bung Karno tinggal di sebuah rumah milik pengusaha Tionghoa. Rumah tersebut berada di Kelurahan Anggut Atas, Kota Bengkulu. Yang sekarang kita kunjungi ini.
Dilansir detikSumut, rumah ini ditemukan sendiri oleh Bung Karno ketika pertama kali datang ke Bengkulu dalam mencari tempat tinggal.
Bung Karno menempati rumah tersebut selama kurang lebih 4 tahun hingga 1942. Di sana, Bung Karno sempat tinggal bersama istrinya kala itu, Inggit Garnasih serta anak angkatnya, Ratna Djuami dan Hanafi. Di Bengkulu ini pula Bung Karno disebut mengenal sosok Fatmawati yang kemudian menjadi istrinya pada tahun 1943.
Selama diasingkan di Bengkulu, Bung Karno tetap menunjukkan kegigihannya dalam menyuarakan perjuangan demi kemerdekaan Indonesia. Bung Karno banyak membaca buku, memotivasi masyarakat setempat, merenovasi masjid yang ada di Kelurahan Bajak, (nanti kita akan ke sana) hingga membuat grup pertunjukan bernama Monte Carlo.
Bung Karno membuat kelompok pertunjukan musik dan drama itu dengan tujuan untuk menarik pemuda dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme melalui musik dan drama. Dia juga banyak berinteraksi dan membangun diskusi dengan para tokoh agama, khususnya jajaran pimpinan Muhammadiyah Bengkulu.
Mengutip situs Kementerian PAN-RB, rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu memiliki arsitektur perpaduan antara Eropa dan Cina. Dengan Luas Area total kediaman tersebut mencapai 4.813 meter persegi. Luas bangunan rumahnya sendiri mencapai 162 meter persegi.
Bangunan rumah utama atau bangunan induk berada di tengah-tengah halaman, dilengkapi paviliun di belakangnya. Atap bangunan rumah ini berbentuk limas, tidak berkaki, dan memiliki dinding polos serta pintu dan jendela berdaun ganda.
Pada bagian dalam rumah utama, terdapat dua kamar tidur di sisi kanan dan tiga kamar tidur di sisi kiri. Selain itu, di bagian kanannya terdapat bangunan yang terdiri atas lima petak yang memanjang ke belakang. Bangunan tersebut memuat kamar mandi, gudang, dan dapur.
Kemudian di belakang rumah juga terdapat sebuah sumur tua. Menurut warga setempat, konon air dari sumur itu dapat membuat wajah seseorang awet muda. Selain itu, air sumur tersebut juga dipercaya bisa mendatangkan jodoh loh gengs.
Setelah puas wisata sejarah di dua tempat tadi, sekarang kita menuju wisata pantai gengs, jadi kita akan jalan – jalan di pesisir pantai Bengkulu sembari melihat sunset (mata hari terbenam).
Sebelah kanan ini adalah Mall terbesar di kota Bengkulu, Nama mallnya ialah Banceloot Mall, dan satu – satunya mall terbesar di kota Bengkulu gengs.
Beginilah suasana jalanan pesisir pantai Panjang Bengkulu, banyak kendaraan terparkir di sepanjang tepi jalan ini. Tak hanya itu, berbagai daganganpun di jual di pinggir jalanan ini, mulai dari makanan, sampai pakaian dan aksesoris khas kota Bengkulu gengs.
Romantis banget….
Dari jalanan pesisir kita pun pindah ke jalanan pusat kota, untuk mencari makan karena perut udah laper banget keliling kota Bengkulu, tapi sebelum itu karena sudah masuk waktu sholat magrib kami putuskan untuk sholat terlebih dahulu di masjid yang di arsitekturi oleh Ir. Soekarno, menurutku ini masjid unik banget gengs, kenapa? Karena masjid ini berada di tengah – tengah persimpangan, mirip dengan bangunan tusuk sate cuman beda versi.
Nama masjidnya ialah masjid bung karno, masjid ini salah satu hasil karya dari bung karno selama berada di Bengkulu. Arsitektur yang unik terlihat dari atap bangunan ini, yang memiliki perpaduan antara jawa dan sumatera.
Tak hanya bentuk bangunanya yang unik melaikan lokasi masjid ini di bangun juga unik gengs.
Bangunan masjid ini masuk kedalam daftar bangunan bersejarah di Indonesia dengan category benda cagar budaya loh gengs. Untuk informasi lebih lengkapnya kalian bisa search di google aja ya gengs hehe…
Setelah jalan – jalan dari kota, sekarang kita coba jalan – jalan di daerah pedesaan kota Bengkulu gengs, sekarang ini gue sedang berada di kabupaten Bengkulu tengah atau di singkat dengan BENTENG, di sini itu jalananya naik turun ya gengs, karena tempat ini berada di jalur bukit barisan.
Kalau untuk jenis tanaman yang tumbuh disini masih sama seperti kebanyakan di sumatera ya gengs, yaitu mayoritas di tanamani tanaman kelapa sawit yang menurut masyarat lebih menghasilkan di bandingkan tanaman lainya.
Kalau kalian lihat gunung yang atasnya tertutup awan itu? Nah itu Namanya gunung bungkuk gengs, itu terkenal banget sih bagi para pendaki di kota Bengkulu, karena katanya gunung itu terkenal horror untuk di daki, selain karena kemiringanya yang extrim gunung itu juga minim tempat peristirahat selama mendaki, al hasil para pendaki banyak yang lebih memilih gunung – gunung lain yang ada di bandingkan harus mendaki gunung bungkuk ini, dan kalau kalian jeli, Ketika akan mendarat di bandara fatmawati, kalian bisa melihat jelas gunung ini dari atas pesawat loh.
Nah sampai disini dulu perjalanan kita gengs, next kita jalan – jalan kemana lagi nih? Komen di bawah ya, gue agus salim pamit undur diri, sampai jumpa di video selanjutnya, bye bye…
Komentar
Posting Komentar